Yamaha ”Ngos-ngosan” Kejar Target 2 Juta Unit

By | September 10, 2016

Jakarta, Unilinkrc.info – Kondisi pasar sepeda motor nasional yg masih kurang bergairah membuat PT Yamaha Motor Manufacturing Indonesia (YIMM) harus bersusah-payah bagi mengejar target tahun ini. Tidak ada koreksi, dan itu harus dicapai meskipun ”ngos-ngosan”.

Bidikan awal YIMM tahun ini adalah 2 juta unit. Sementara, pencapaian hingga Juli berada di kisaran 800.000-an. Sedikit lega karena hingga akhir Agustus, telah mendekati 1 juta unit, yakni 934.000-an unit sepeda motor Yamaha yg terjual di pasar domestik.

”Belum ada koreksi. Kita tetap optimistis mencapai 2 juta unit meskipun tinggal menyisakan empat bulan lagi,” kata Mohammad Masykur, Asisten GM Pemasaran YIMM, (8/9/2016), di Jakarta.

Beberapa faktor dianggap Masykur sebagai momok dan menurunkan penjualan buat model kelas low-middle, yg justru selama ini menjadi tulang punggung utama. Apa saja?

Menurutnya, meskipun harga bahan bakar minyak terkoreksi, namun harga-harga komoditi tidak serta-merta ikut merosot. Subsidi listrik buat kelas bawah juga belum dirasakan, khususnya pengguna listrik rumahan 900 watt, hingga banyaknya PHK yg menciptakan pengangguran baru.

TAC
Ada aturan baru yg disebut Masykur juga berpotensi mengganggu, yakni aturan Total Acquisition Cost (TAC) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Inilah aturan yg membatasi biaya promo dari leasing. Misalnya, potongan atau subdisi DP.

”Peraturan ini berlaku sejak Agustus tahun ini. Memang efeknya belum tahu, tetapi diyakini mulai ikut membuat pasar otomotif turun juga. Leasing tak mampu bebas memainkan instrumen promosi,” kata Masykur.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply